TAHU TANDA-TANDA
25 October 2024
Jumat, 25 Oktober 2024
Efesus 4: 1-6
Mazmur 24:1-2.3-4ab.5-6
Lukas 12:54-59
"Rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?" --- Lukas 12:56
YESUS BERBICARA mengenai banyak orang yang tahu membaca tanda di bumi dan di langit tetapi tidak tahu membaca tanda dari dirinya sendiri untuk menghadapi kehidupan setelah kematiannya. Seolah-olah hidupnya di bumi ini adalah yang utama dan yang terutama yang diusahakan untuk memperoleh segala-galanya bagi dirinya. Padahal kehidupan ini adalah kesempatan. Kesempatan untuk menjalin relasi yang erat dengan Sang Sumber Hidup sehingga kelak dimana IA berada kitapun berada.
Oleh karena itu, kita hendaknya menjalani hidup ini seperti yang dikatakan oleh Paulus kepada jemaat di Efesus: "Supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu. Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam ha/ saling membantu." (Ef 4: lb-2).
Semoga melalui renungan ini, kita semakin bijaksana dalam mengisi hidup kita dengan berpegang kepada kebenaran dan membela kehidupan karena kita tidak pernah tahu kapan Tuhan memanggil kita. (Ricky)
DOA: "Allah Bapa yang baik, curahkanlah Roh-Mu kepada setiap kami sehingga langkah-langkah kami selama hidup di dunia ini, Engkau sendirilah yang menghantar kami sampai kepada kehidupan kekal bersama-Mu. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, Amin."
JANJI: "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia." - Mazmur 24:4-5
PUJIAN: Istri saya dipanggil Tuhan tanggal 27 Februari 2021 yang lalu setelah menjalani pengangkatan kantung empedu. Setelah kematiannya, saya baru tahu bahwa istri saya ternyata sudah tahu tanda-tanda dia akan dipanggil Tuhan. Secara duniawi, ia menyiapkan buku asuransi atas nama dirinya disimpan di lemarinya sendiri sementara buku asuransi saya dan anak-anak disimpan di safety box di sebuah bank, semua password dan pin yang berhubungan dengan perbankan ternyata telah diubah menjadi sama dengan password dan pin milik saya tanpa sepengetahuan saya, istri saya juga meminta saya untuk menyiapkan uang sebesar Rp. 50 juta untuk keperluannya nanti dan ketika selesai pemakamannya, saya terkejut ternyata tagihan yang diminta oleh Yayasan yang mengurus semuanya sebesar Rp. 50 juta juga dan banyak tanda-tanda lain dimana saya baru tahu setelah istri saya meninggal dunia. Secara kerohanian yang paling saya ingat adalah tidak ada lagi kemelekatan pada hal-hal duniawi. Walaupun ia sakit, ia lebih memperhatikan orang lain, memberi bantuan kepada yang membutuhkan, membaca kitab suci setiap hari dan rajin memuji Tuhan serta berdoa. Semoga tanda-tanda yang diperlihatkan istri saya kepada saya, merupakan tanda dimana keberadaannya saat ini.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)