TAKUT VIRUS ATAU TAKUT TUHAN?

03 May 2022

Selasa, 3 Mei 2022

St. Filipus dan Yakobus

1 Korintus 15: 1-8

Mazmur  19: 2-3.4-5

Yohanes 14:6-14


” Akulah jalan dan kebenaran dan hidup .…” --- Yohanes 14:6a


VIRUS COVID tetap melanda dunia hingga saat ini; tipe omicron kini muncul dengan penularan yang sangat pesat. Hal ini tentu saja membuat kita panik dan kuatir karena kita ketakutan tertular virus tersebut. Memang kita tidak bisa terus menjauh dan menghindar dari segala sakit penyakit, tak terkecuali dengan virus covid-19 ini. Semakin kita berkutat dengan rasa takut itu, semakin hal yang kita pikirkan itu menjadi afirmasi yang dapat membuat kita pada akhirnya tertular.

Coba kita kesampingkan itu semua, dengan melihat sudut pandang yang baik, bahwa kita sehat, semuanya adalah kehidupan yang Tuhan Allah ciptakan untuk manusia yang adalah baik adanya (Kej 1:12). Dan tentu saja kita tetap patuh taat pada Prokes !

Marilah kita kembali melihat pada diri kita sendiri, apakah dengan segala keterbatasan sebagai manusia lalu kita menjadi putus asa, mengeluh, komplain, bahkan marah kepada Tuhan. Apakah itu semua menandakan kita sebagai manusia ingin hidup selamanya atau hidup “abadi” di dunia, itu sama saja dengan manusia hendak menyamakan dengan Tuhan Allah ? Seperti yang kita tahu setan adalah malaikat yang dibuang oleh Tuhan karena menolak mengabdi Allah. 

Kita tidak perlu takut, karena Allah yang kita sembah adalah Allah yang mahakuasa dan maha penyelenggara.  Karena kasih-Nya, Allah mengutus Putera-Nya untuk menebus kita yang jatuh karena godaan iblis, lewat sengsara, wafat dan bangkit-Nya , Ia naik ke sorga menyediakan tempat bagi kita untuk bahagia selamanya bersama Dia. Kita tak perlu takut karena maut telah Yesus kalahkan dengan kebangkitan-Nya. Kita tidak perlu lagi, karena Yesus telah bangkit mulia akan selalu menyertai kita sampai akhir hayaat kita.

Mari dengan sisa waktu kita ini, kita yang telah ditebus , kita yang telah mengalami  hidup baru dalam Roh Kudus, agar kita-kita semakin hari semakin mengasihi, semakin peduli dan semakin bersaksi. Dengan demikian kita akan layak dan pantas hidup bersama Allah Bapa di Surga selamanya. (F4)

DOA: Tuhan yang Maha Pengasih, mohon ampun atas tindakan kami  mengikuti keinginan nafsu duniawi dan tidak mengikuti jalan-Mu. Bantulah kami ya Roh Kudus untuk selalu menyertai langkah hidup kami, agar kami tidak tersesat dan salah jalan. 

JANJI: “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala menceritakan pekerjaan tangan-Nya” - Mazmur 19:2

PUJIAN:   St. Filipus adalah rasul yang yang tulus hati; ia lahir di Betsaida. Semasa hidupnya, ia berkarya memberitakan Injil di Yunani, Syria dan Phrygia. Pewartannya diteguhkan oleh  mukjizat-mukjizat, pengusiran Roh jahat, penyembuhkan orang sakit, sehingga banyak penduduk  bertobat dan menerima Yesus sebagai Juru Selamat. Filipus wafat sebagai martir di Hierapolis Phrygia (sekarang wilayah Turki).

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.