TAKUTLAH AKAN  TUHAN

15 July 2017

Sabtu, 15 Juli  2017

Bonaventura, Uskup dan Pujangga Gereja

Kejadian 49:29-32; 50:15-26a

Mazmur 105:1-2, 3-4, 6-7

Matius 10:24-33

TAKUTLAH AKAN  TUHAN

“Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia  yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka” ---Matius 10:28

SAAT INI, media cetak maupun elektronik; televisi, dan  media sosial lainnya dipenuhi oleh pemberitaan  mengenai berbagai jenis tindak kejahatan. Pencurian, pembunuhan, pemerkosaan dan tindakan asusila,  korupsi dan pelanggaran hukum yang lain menjadi menu sehari-hari yang biasa ditayangkan di berbagai media masa. Hampir setiap stasiun televisi mempunyai program khusus untuk yang menyiarkan secara lengkap dari awal kejadian sampai pada penyelesaian hukumnya.

Yang menyedihkan, anak-anak di bawah umur pun terkadang menjadi pelaku kejahatan ini. Apalagi diberitakan bahwa tidak ada lagi Pelajaran Budi Pekerti bagi anak-anak di sekolah-sekolah. Anak-anak tidak belajar apa yang baik dan buruk, apa yang benar dan salah  dalam perilaku.   Tindak kejahatan memang tidak mengenal batasan  usia, jenis kelamin,  ataupun  status sosial. Jiwa pelayanan di kalangan anak-anak peserta didik dipertanyakan, yang anak-anak lihat adalah teladan ‘aji mumpung’.

Koruptor tertangkap tangan oleh KPK masih terus terjadi . Proses penanganan korupsi e-KTP ternyata mengungkapkan adanya keterlibatan pejabat pemerintahan, anggota DPR dan pengusaha. Kasus korupsi dan penyalahgunaan jabatan yang paling marak diberitakan.  

Koruptor berani melakukan kecurangan, selama KPK dan penegak hukum tidak mengetahui kejahatan ini, dan mereka tidak takut kepada Tuhan, meski mereka mengaku ber-agama.   Suatu ironi, bahwa gaji dan penghasilan yang besar tidak membuat mereka terhindar dari kejahatan rakus.

Sebagai orang yang ber-iman, kita hanya boleh takut kepada  Allah. Takut dan hormat akan Allah dapat kita wujudkan dengan mengucap syukur dan beribadah menurut cara yang berkenan kepada-Nya (Ibr 12:28). Takut akan Allah adalah awal dari Hikmat atau Bijak (Mzm 111:10; Ams 9:10). Orang yang bijak dalam hidup  menjauhkan diri dari ketamakan, kesombongan, iri hati, dan perbuatan-perbuatan tercela  lainnya. Kita diingatkan firman-Nya “Takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka” (Mat 10:28). Allah mengetahui segala yang kita perbuat di dunia ini, yang baik ataupun yang buruk, yang harus kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan di pengadilan akhir nanti (Mat 25:31-46). (TONNY)

Doa: Ya Yesus, Sabda-Mu meyakinkanku bahwa aku adalah makhluk yang dikasihi dan berharga di hadapan Bapa,  sertai dan jagalah aku agar selalu hanya takut dan hormat kepada-Mu.

Janji: “Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersuka hati orang-orang yang mencari TUHAN” --- Mzm 105:3)

Pujian: Pak Ahok, meski engkau tidak berbuat jahat, engkau mendapatkan keputusan hakim untuk dipenjara. Jangan takut, engkau telah memberi teladan, apa itu melayani rakyat, apa itu hidup jujur, bekerja dengan penuh dedikasi dan penuh keberanian. Engkau hanya bergantung kepada Tuhan Yesus.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.