TANGISAN RAHEL
28 December 2018
Jumat, 28 Desember 2018
Kanak-kanak Suci
1 Yohanes 1:5—2:2
Mazmur 124: 2 – 5
Matius 2: 13-18
Rahel menangisi anak-anaknya --- Matius 2:18
TIAP TANGGAL 28 Desember, kita peringati bayi-bayi yang dibantai atas perintah Herodes, setelah ia merasa ditipu oleh ketiga ‘majus’. Bayi-bayi itu dibunuh disebabkan oleh kelahiran Yesus. Sebelumnya ada tiga majus yang datang dan bertanya kepada Herodes “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat Bintang di Timur...” (Mat 2:2). Imam kepala dan ahli Taurat menegaskan bahwa Mesias, “Seorang pemimpin, yang akan menggembalakan Umat-Ku Israel” lahir di Betlehem (Mat 2:5-6). Ini membuat Herodes, sang raja, ‘dongkol’, lalu keluarlah perintah kejam.
Pembunuhan yang dilakukan oleh Herodes itu mengingatkan Matius akan nubuat Yeremia. Nubuat tentang anak keturunan Rahel yang banyak sekali meninggal dalam masa pembuangan. Ini diterapkan Matius pada ibu-ibu yang menangis, karena anak-anaknya tanpa dosa dibantai oleh serdadu Herodes.
Dan bagi kita saat inipun ‘Rahel’ tetap menangis adanya bayi-bayi jutaan yang menjadi korban aborsi, oleh ibu mereka sendiri. Apa reaksi dan tanggapan kita akan kekejaman ini? Lepas dari kita ikut menangisi bersama ‘Rahel’, kita tetap harus memiliki harapan. Kita percaya dan berharap bahwa Allah-lah yang memiliki ‘sabda’ terakhir, dan sabda itu adalah sabda kemenangan. Jangan lupa kita terus berdoa agar berhentilah praktek aborsi ini. Kita ingat lanjut nubuat nabi Yeremia yang memberi hiburan, “Cegahlah suaramu dari menangis dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran. ... Masih ada harapan masa depanmu. Anak-anakmu akan kembali ” (Yer 31:16,17).
Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Suasana akan berubah. Allah adalah Tuhan kehidupan. Kemenangan adalah milik-Nya!
Doa: Bapa, ajarilah aku ini bagaimana membanun peradaban hidup di bumi ini, khususnya di tanah airku ini.
Janji: Yesus, “adalah pendamaian kita untuk segala dosa kita, bukan hanya untuk dosa kita sajatetapi juga untuk dosa seluruh dunia” --- 1 Yohanes 2:2
Pujian: Di beberapa Stasi, jauh dari gereja, pusat paroki, umat baru bisa merayakan Misa Natal di hari-hari ini.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ