TANTANGAN DALAM HIDUP PELAYANAN
02 May 2018
Rabu, 2 Mei 2018
Pw S. Atanasius, Usk Pujangga Gereja
Kisah Para Rasul 15:1-6
Mazmur 122:1-2,3-4a,4b-5
Yohanes 15:1-8
“ Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah Tuhan.” ----Mazmur 122:1
BEDA PENDAPAT dalam melakukan pekerjaan di manapun, termasuk dalam dunia pelayanan bisa terjadi. Hal itu karena pola pikir dan cara pandang setiap orang berbeda-beda. Menjadi masalah apabila seseorang berusaha untuk memaksakan kehendaknya sehingga terjadi benturan di mana-mana. Padahal, dalam dunia pelayanan semestinya dapat diselesaikan bukan dengan cara-cara duniawi yang keras dan penuh kebencian namun melalui prinsip kasih dan persaudaraan.
Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana terjadi perbedaan pandangan dalam hal sunat. Sebagian Umat Perdana berlatar belakang agama Yahudi, berpendapat bahwa pengikut Kristus dari suku atau etnis bukan Yahudi, harus disunat sesuai dengan ajaran Musa agar dapat mencapai keselamatan. Sedangkan sebagian lagi berpendapat bahwa sunat tidak diperlukan lagi. Bagi mereka keselamatan bukan karena patuh pada Taurat Musa tetapi iman akan Yesus Kristus. Akhirnya mereka menetapkan untuk membawa masalah itu kepada rasul-rasul dan penatua-penatua. Di sini kita saksikan laporan Konsili Pertama dalam Gereja, yang diselenggarakan di Yerusalem (Kisah 15:1-6).
Puji Tuhan, kita sebagai umat kristiani memiliki “Magisterium” , sehingga semua perbedaan pendapat teratasi karena mengacu pada Ajaran Gereja.
Selain itu, perjalanan hidup seorang pekerja di ladang Tuhan memerlukan ketekunan agar bisa tahan uji menghadapi segala rintangan. Dan tahan uji akan menimbulkan pengharapan yang tidak pernah mengecewakan karena kasih Allah telah dicurahkan dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikurniakan kepada kita.
Biarlah Dia yang menyempurnakan segala kekurangan kita asalkan kita tetap mengarahkan hati dan budi kepada tuntunan-Nya. Tetaplah bersukacita di dalam Tuhan dan lakukan segala pekerjaan yang baik di dalam rumah Tuhan. Niscaya TanganNya tidak akan lepas dari kita dan terus membimbing perjalanan hidup kita sampai batas akhir hidup kita. (LP)
Doa: Tuhan Yesus, kuatkan hati kami agar tidak mudah putus asa dalam menghadapi tantangan saat melakukan tugas pelayanan.
Janji: “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”
---- Yohanes 1:7
Pujian: Santo Athanasius, engkau berjuang sekuat tenaga untuk melawan ajaran sesat dari kaum Arian yang mengingkari ke-Allahan Kristus. Meskipun para musuh menganiaya dengan berbagai cara bahkan hendak membunuhmu namun kegigihan perjuanganmu akhirnya membuktikan bahwa Aranisme adalah sesat dan terlarang.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ