TELADAN KERENDAHAN HATI
20 December 2023
Rabu, 20 Desember 2023
Yesaya 7:10-14
Mazmur 24:1-2.3-4ab.5-6
Lukas 1:26-38
“Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” --- Lukas 1:38
BERPASRAH DIRI adalah kemampuan seseorang menerima apa yang ditentukan Tuhan. Baik suatu keadaan yang tidak diinginkan ataupun tidak menyenangkan. Berpasrah diri bukan berarti menyerah. Sikap berpasrah diri dapat kita lihat dalam diri Maria. Dalam kelahiran Yesus, Allah telah merencanakan sejak awal. Allah memilih Maria sebagai alat dalam menghadirkan Yesus ke dunia ini. Allah mengutus malaikat Gabriel menjumpai Maria di Nazaret. Untuk mengabarkan bahwa Maria akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan dinamai Yesus. Mendengar kabar itu, Maria tidak serta merta mengiyakan perintah itu. Maria mempertanyakan terlebih dahulu kepada malaikat Gabriel. Saat itu ia seorang perawan dan belum bersuami, dan tunangan Yusuf dari keluarga Daud. Wajar jika Maria terkejut mendengarnya. Bagaimana ia harus menjelaskan kepada orang-orang di sekitarnya jika nantinya melahirkan anak tanpa menikah. Ia pasti dituduh berzina, dan dihukum berat sesuai Taurat.
Maria baru menyatakan kesanggupannya setelah malaikat Gabriel menyampaikan bahwa ia mengandung dari Roh Kudus untuk melahirkan Yesus Sang Anak Allah. Ini sebuah proses kehamilan yang tidak biasa. Karena normalnya, seorang perempuan mengandung dari benih laki-laki. Bukan dari Roh Kudus. Disinilah kita melihat betapa besar iman Maria. Ia segera menjawab kepada malaikat Gabriel : “Aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu”.
Maria memberi teladan sebagai pribadi yang berani mengutamakan kehendak Allah. Ia mengabaikan resiko dihukum manusia. Ia teladan kerendahan hati, dan ketaatan iman yang sempurna kepada Allah. Maka sangat wajar jika Gereja Katolik menempatkan Maria pada tempat yang sangat terhormat. Bahkan dalam doa-doa kita, Maria menjadi perantara yang baik dalam membawa permohonan kita kepada Yesus, karena hubungannya yang istimewa dengan Yesus, Anak-Nya. (TON).
DOA: “Ya Allah, dalam masa Adven ini kami dengan rindu menantikan merayakan kembali kelahiran Yesus Putra-Mu sebagai Juru Selamat kami, Amin.”
JANJI: “Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai” - Mazmur 24:1-2
PUJIAN :Dalam sharing iman di lingkungan, Ibu Rosa menceritakan peristiwa saat hamil anak ke empat. Ia bersikeras mempertahankan janinnya, meski dinyatakan tidak berkembang dan kemungkinan cacat saat dilahirkan. Bersama keluarganya mereka rajin berdoa Rosario, memohon lancar sampai melahirkan. Ia bersyukur atas keputusannya, karena anak itu terlahir normal. Bahkan sekarang menjadi atlet renang tingkat Provinsi.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)