TERGERAK OLEH BELAS KASIHAN

05 August 2019

Senin, 5 Agustus 2019

Bilangan 11:4b-15

Mazmur 81:12-17

Matius 14:13-21

 

"Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit."  ----  Matius 14:14

 

YESUS PERGI ke tempat sunyi untuk mencari keheningan dan beristirahat sejenak sembari merenungi kematian Yohanes Pembaptis yang masih kerabat-Nya. Namun, kondisi tiba-tiba berubah drastis karena orang berbondong-bondong mendatangi Dia. Kira-kira 5.000 orang laki-laki, belum termasuk kaum perempuan dan anak-anak.

Melihat orang sebanyak itu, hati Yesus tergerak oleh belas kasihan. Dengan menyingkirkan permasalahan pribadi-Nya yakni awalnya untuk menyendiri, Yesus berubah untuk menyembuhkan yang sakit, bahkan juga memikirkan kebutuhan isi perut orang-orang tersebut.

Pada sisi kemanusiaan-Nya, Yesus merasakan apa yang dirasakan oleh kita manusia pada umumnya. Dukacita atas meninggalnya Yohanes Pembaptis merupakan hal yang manusiawi. Tetapi, Yesus tidak membiarkan diri-Nya larut oleh perasaan-Nya. Dia tetap berkarya karena belas kasihan-Nya kepada orang banyak.

Dia sungguh-sungguh mempraktikkan ajaran-Nya, yaitu menyangkal diri. Dia menyangkal keberadaan-Nya yang sedang butuh hiburan dan waktu untuk menyepi serta merenung. Akhirnya Dia lebih memilih untuk berkarya bagi banyak orang.

Kita sebagai orang percaya dipanggil Allah untuk menjadi terang dan garam dunia. Adakah belas kasihan kita masih terasah saat melihat kondisi yang membutuhkan uluran tangan kita? Siapkah kita meninggalkan zona kenyamanan demi meneladani Kristus yang adalah sumber dan pusat hidup dari perbuatan baik kita? Semoga demikian. (JRS)

 

Doa: Ya Tuhan Yesus mampukan kami untuk menyingkirkan kepentingan diri kami dgn memiliki hati yang berbelas kasih untuk mengutamakan kepentingan dan kebutuhan orang lain.

Janji: “Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya”  ----  Mazmur 81:16.

Pujian: Dokter Diana, segera menghentikan makan siangnya, dan segera berangkat menuju ke rumah sakit bersalin untuk menolong seorang ibu yang akan segera melahirkan anak lebih awal dari waktu kelahiran yang sudah ditentukan sebelumnya. Luar biasa pengorbanan yang telah dilakukan oleh dokter Diana dan juga para dokter yang lainnya.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.