TERKECOH PENAMPILAN

19 March 2023

Minggu, 19 Maret 2023

Minggu ke-IV Masa Prapaskah

1 Samuel 16:1b, 6-7. 13a;

Mzm 23:1-6;

Efesus 5:8-15

Yohanes 11: 1-41


Berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: ”Jangan pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dililah Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati” --- 1Sam 16:7


Kita ini mudah terkecoh. Iklan-iklan di televisi, radio atau di surat kabar suka mengecoh kita. Kita pun sering terkecoh oleh pemanpilan orang. Orangnya kelihatan cantik dan murah senyum, eeh ternyata ia seorang penipu. Atau orangnya ganteng atau gagah dengan menetang Handphone (HP) mutakhir, eeh ternyata dia itu “pengacara” (baca: pengangguran banyak acara). Pada bacaan pertamaa hari ini, Samuel juga terkecoh. Sewaktu Tuhan mengutus Samuel mengurapi raja yang akan menggantikan Saul, Samuel sempat terkecoh juga. Saat dia melihat Eliab, Samuel berpikir bahwa dialah orangnya. Ternyata ia salah. Sesudah ketujuh anak Esai lewat, tidak ada satupun yang dipilih Tuhan. Justru Daud, yang waktu itu tidak ada, dipanggil untuk datang ke Samuel, dan Daudlah yang dipilih Tuhan. Dari segi fisik, Daud sepertinya kurang pas sebagai seorang panglima perang: badannya kemerahmerahan, matanya indah dan parasnya elok. Demikianlah yang dipilih Allah tidak selalu apa yang dipikirkan oleh manusia. Manusia harus membuka hati dan diri supaya semakin terbiasa dengan cara pandang Allah. Menurut kisah di Injil, kita perlu mohon agar Yesus membuka mata hati kita yang buta. Secara rohani godaan yang mengecoh amat sering terjadi. Misalnya saja, kiita sering sibuk dengan macam-macam alasan suci: membantu orang sana, orang sini, aktif di sana, aktif di sini, eeh ternyata kita aslinya tidak kerasan di rumah. Kita mengomeli para pengemis dengan menganggap mereka itu malas dan tak mau berusaha, eeh ternyata kita ini hanya memang tidak rela mengeluarkan uang. Pengecohan terjadi saat kita tidak jadi berbuat sesuatu yang baik dan luhur gara-gara alasan-alasan yang kelihatannya suci tetapi sebenarnya tidak murni. (FXH) DOA Tuhan semoga sebelum aku memutuskan sesuatu,aku berdoa kepada Roh Kudus, mohon terang-Nya agar pilihanku selaras dengan kehendak-Mu. Amin. JANJI “Hiduplah sebagai anak-anak Terang”. Efesus 5:8 PUJIAN Tiga Pekan sudah kita menjalani Masa Pra-paska atau Masa Puasa. Gereja menyebut Minggu ke-4 ini sebagai minggu ‘laetare’ atau ‘bersuka citalah. Maksudnya ialah agar kita dalam menjalani matiraga, puasa selama ini tidak dengan suasana sedih karena terpaksa, tetapi dalam suasana senang atau gembira karena kita ikut berpartisipasi dalan duka derita Yesus. Kalau kita dalam menjalaninya dengan suka cita, kita mudah terbuka kepada Roh Kudus, yang memberikan terang dan bimbingan yang membuat kita tidak salah penilaian dan salah pilih atau salah dalam mengambil keputusan. Memang tiap tgl 19 Maret kita peringati St, Yusuf, tetapi dalam penanggalan Liturgi pestanya dipindak besok, yakni tanggal 20 Maret, hari Senin.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.