TERUS MENABUR KEBAIKAN KENDATI DIPERLAKUKAN TIDAK BAIK

31 October 2024

Kamis, 31 Oktober 2024

Efesus 6:10-20

Mamur 144:1.2.9-10

Lukas 13:31-35


"Yerusalem, Yerusalem, engkau membunuh nabi-nabi dan merajam orang-orang yang diutus kepadamu!Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayap, tetapi kalian tidak mau." --- Lukas 13:34


KOMITMEN PADA tugas panggilan dan tanggungjawab perutusan tidak mudah. Ada banyak tantangan baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Sabda Tuhan yang kita dengarkan hari ini memberi inspirasi bagi kita. Kita diundang untuk tetap bertekun dalam panggilan. Kita dipanggil untuk tetap setia pada perutusan. Dua tokoh yang ditampilkan pada hari ini membantu kita:

Paulus dalam karya kerasulan mengalami banyak tantangan. "Sebab perjuangan kita bukanlah melawan manusia, melainkan melawan pemerintah dan penguasa, melawan para penghulu dunia gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara." (Ef 6: 12). Namun ia tetap tekun dan setia. Dari pengalamannya tersebut, ia menasihati umatnya. Ia meminta mereka untuk mengenakan perlengkapan senjata Allah (bdk. Ef 6: 11.13). Ada beberapa: ikat pinggang kebenaran, baju zirah keadilan, kasut kerelaan, perisai iman, ketopong keselamatan, pedang roh dan doa. Dengan senjata-senjata tersebut, kita siap mewartakan Injil damai sejahtera dan mampu memadamkan kuasa kejahatan (bdk. Ef 6: 14-20).

Yesus juga mengalami hal yang serupa. Raja Herodes bahkan berusaha untuk membunuh-Nya. "Pergilah, tinggalkan tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau." (luk 13:31). Namun Yesus tetap setia. Dia bertahan dalam situasi apapun. Ia tetap menabur kebaikan kendati diperlakukan secara tidak adil. Ia tetap mau mengusir setan dan menyembuhkan orang-orang sakit (bdk. Luk 13: 32). Bahkan ia rindu mempersatukan umat-Nya seperti induk ayam mengumpulkan anak­ anaknya, bahkan Dia siap mengorbankan hidup-Nya (bdk. Luk 13:33-34).

Bagaimana dengan kita? Berkat rahmat sakramen Baptis dan Krisma, kita diutus untuk mewartakan kabar gembira dan menjadi saksi Kristus. Beranikah kita menghadapi tantangan dan kesulitan di dalam tugas perutusan tersebut. Janganlah lupa kenakan selalu perlengkapan senjata­ senjata Allah! (Rm S.Buyung,O.Carm)


DOA: "Ya Tuhan, bantulah aku dengan kuat kuasa-Mu sendiri, supaya aku terus menabur kebaikan kendati mengalami banyak tantangan dan kendala, bahkan diperlakukan secara tidak adil, Amin."

JANJI: "Engkau yang memberi kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu." - Mazmur 144:10

PUJIAN: Pada akhir Bulan Oktober ini, marilah kita mengarahkan perhatian kita kepada Maria sebagai Ratu Rosario. Dia adalah ratu kemenangan. Bersama dia melalui doa Rosario, Tuhan memberikan kemenangan demi kemenangan dalam perjalanan sejarah Gereja. Salah satunya adalah kemenangan di Lembah Lepanto berkat kekuatan doa Rosario. Pertempuran antara pasukan Kristen Eropa dan pasukan Turki. Sesungguhnya, jumlah pasukan dan kekuatan persenjataan, pasukan Turki jauh lebih kuat. Paus Pius V lalu meminta orang Katolik Eropa untuk bersatu dalam doa bersama Bunda Maria melalui doa Rosario. Pada tanggal 7 Oktober 1571, terjadilah pertempuran sengit di lembah Lepanto. Hasil akhir, pasukan Eropa berhasil memukul mundur pasukan Turki. Itulah sebabnya, 7 Oktober kemudian ditetapkan sebagai peringatan Maria Ratu Rosario.

Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.