TETAP SETIA
27 November 2024
Rabu, 27 November 2024
Wahyu 15:1-4
Mazmur 98:1.2-3ab.7-8.9
Lukas 21:12-19
"Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku." --- Lukas 21:12
SEBAGAI PENGIKUT Kristus, kita sering mengalami penganiayaan, penolakan dan mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sesama yang berkeyakinan lain. Banyak peristiwa -peristiwa yang kita alami dimulai dari dilarang beribadah, dilarang membangun gereja dan bahkan lebih parah Iagi gereja dibongkar dan di bakar, bahkan di media sosial banyak bermunculan berita-berita pembunuhan pengikut Kristus. Dari peristiwa ini membuat iman kita menjadi kendur dan tergoncang. Seringkali muncul keraguan dan kita bertanya-tanya dimanakah Engkau Tuhan, Sang Juru Selamat? Mengapa Tuhan tidak menolong dan membiarkan hidup dalam penganiayaan? Dan kita dibiarkan berjuang sendiri menghadapi ini semua.
Pesan sabda Tuhan hari ini menegaskan kepada kita semua untuk tidak pernah takut dan tetaplah setia meskipun menjalani siksaan dan penganiayaan karena mempertahankan iman kita. Tetaplah setia mewartakan kabar sukacita dan kebaikan bagi semua orang. Berusaha terus menerus berbuat baik bahkan bagi orang yang membenci dan menganiaya kita. Dengan cara Itulah kita dapat bersaksi bahwa Tuhan yang kita imani adalah Tuhan yang maha baik dan penuh kasih. Tuhan sendirilah yang akan membantu kita dan la akan mengutus Roh Kudus untuk mendampingi di setiap perjalanan hidup kita. (Vivi Guiyanto)
DOA: "Bapa yang penuh kasih, kuatkanlah kami untuk tetap setia dalam mempertahankan iman kami hingga akhir meskipun kami dianiaya dan dibenci. Utuslah Roh kudus-Mu untuk membimbing kami dalam pengembaraan hidup di dunia ini. Amin. "
JANJI: "Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab la telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus." -Mazmur 98:1
PUJIAN: Santo Yakobus dari Persia, Martir. Yakobus dari Beth-Lapetar Persia (sekarang: Iran) lahir pada akhir abad keempat. Beliau seorang bangsawan Kristen kaya raya dan berpangkat tinggi di dalam Kerajaan Persia sebagai penasehat raja. Tetapi kebesarannya ini justru kemudian mendatangkan kecelakaan atas dirinya. Ketika raja mulai menganiaya orangorang Kristen, Yakobus mengkhianati imannya dengan maksud supaya terlindung dari bahaya mati dan terus hidup terjamin. Namun isteri serta ibunya tetap setia kepada Kristus. Dengan terus terang mereka menegur Yakobus dan menunjukkan kesalahannya. Meskipun sejak itu mereka segan bergaul dengannya, namun karena terdorong oleh cinta sejati, mereka tetap mendoakan agar hatinya berbalik lagi kepada Kristus.
Demikianlah akhirnya, oleh sinar cahaya rahmat ilahi yang menembusi hatinya yang tegar dan keras, Yakobus kembali kepada Tuhan. Semenjak itu ia tidak pernah lagi pergi ke istana bahkan dengan berani meletakkan jabatannya yang tinggi itu. Perubahan sikapnya itu tak dibiarkan begitu saja oleh raja. Yakobus dipanggil lalu dimintai pertanggungjawabannya tentang sikapnya itu. la menyatakan secara tegas bahwa ia seorang Kristen yang tidak boleh bekerja sama dengan raja yang lalim. Maka murkalah raja, lalu segera memanggil pembesar-pembesar kerajaan dan hakim-hakim untuk menentukan hukuman yang tepat atas orang-orang Kristen.
Tuduhan yang dikemukakan ialah bahwa orang-orang Kristen menghina dan tidak mau menyembah dewa-dewa nasional. Oleh karena itu hukuman mati pantas dijatuhkan atas mereka termasuk Yakobus. Anggota badan Yakobus dipotong-potong. Menyaksikan hukuman mati yang dijatuhkan kepada Yakobus, orang-orang Kristen tak putus-putusnya berdoa agar Yakobus dapat bertahan dan berkanjang dalam menahan sengsara yang ditimpakan kepadanya. Doa mereka itu dikabulkan. Yakobus dengan gembira dan tersenyum menanggung penderitaan itu. la bahkan mengucap syukur kepada Allah karena boleh turut serta menanggung sengsara Kristus. Yakobus mati sebagai martir Kristus pada tahun 421.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)