TETAPLAH SETIA

06 March 2020

Jumat, 06 Maret 2020

 

Yehezkiel 18:21-28

Mazmur 130:1-8

Matius 5:20-26

 

“Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik – apakah ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya”. ----  Yehezkiel 18:25

 

             PADA AKHIR Desember 2019, lima pelatih atau manajer sepakbola di liga utama Inggris yang telah dipecat. Padahal mereka itu adalah pelatih terkenal, bahkan pada tahun sebelumnya telah memiliki prestasi luar biasa. Saat pelatih itu memenangkan piala, ia disanjung oleh para penggemar dan mendapat pujian dari manajemen klub. Tetapi bila setelah itu ia tidak lagi memiliki prestasi, maka para penggemar marah dan manajemen menuntutnya untuk mundur atau segera dipecat dari klub tersebut.

              Apakah fans dan pemilik sepakbola itu kejam karena melupakan prestasi yang telah diraih sebelumnya? Rasanya tidak, mereka menganggap bahwa saat ini sang pelatih telah tidak memenuhi lagi kriteria atau standar yang diinginkan.

              Hal yang sama berlaku juga bagi kita. Bila kita mengikuti perintah Tuhan dan berada dalam jalan-Nya, maka kita pasti dikasihi Allah.  Tetapi bila tidak mengikuti patokan panggilan Allah, maka kita pun tidak layak untuk masuk ke umat yang dikasihi Bapa di surga. Itu cara berpikir kita !

              Jadi bila kita tidak lagi memenuhi standar Tuhan, maka hendaknya segera kita memperbaiki diri dan bertobat. Tinggalkan semua perbuatan yang tak sesuai  perintah-Nya, dan kembali berpaling kepada Allah dengan sepenuh hati. Hal inilah yang dinamakan metanoia.

              Niscaya Allah yang maha rahim akan mengampuni kita, dan menyambut kita kembali dengan penuh kasih di rumah-Nya. Untuk itu hendaklah kita mohon rahmat agar dapat tetap setia kepada-Nya. (DAG)

 

DOA :   Bapa, ampunilah aku, orang berdosa ini. Dengan kerahiman-Mu hapuskanlah dosaku.

JANJI : “Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan”. ----  Mazmur 130:7

PUJIAN : Yunus semula menolak perintah Allah, bahkan ia melarikan diri ke arah yang berlawanan. Tetapi setelah ia berada di perut ikan, maka ia mengalami pertobatan dan mendapatkan kesadaran baru untuk melaksanakan perintah Allah dengan tulus.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.