TIDAK JAUH DARI KERAJAAN ALLAH
07 June 2018
Kamis, 7 Juni 2018
2 Timotius 2:8-15
Mazmur 25:4-5,8-10,14
Markus 12:28b-34
“Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" --- Markus 12:34a
MENCOBAI LAGI. Dalam Injil, dikisahkan ada seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya ingin mencobainya dengan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?" (Mrk 12:28).
Jawaban Yesus atas pertanyaan itu adalah "Hukum yang terutama ialah: dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama daripada kedua hukum ini" (Mrk 12:29-31).
Pada zaman itu banyak orang mendengar pengajaran Yesus, bahkan mereka mengetahui pada saat Yesus mengadakan mukjizat, namun kebanyakan dari mereka yang datang hanya sebagai pirsawan saja, mengikuti hanya karena ingin melihat mukjizat. Namun seorang ahli Taurat yang memperhatikan ajaran Yesus, lalu datang dan bertanya kepadaNya. Ia menemukan bahwa Yesus orang yang tepat menjawabnya dan baginya menerima Yesus sebagai Guru yang tepat untuk bertanya.
Belajar dari ahli Taurat ini, marilah kita juga datang kepada Yesus sebagai orang yang haus dan lapar akan kebenaran yang sejati, dan kita percaya hanya datang melalui Yesus. Saat berdoa, membaca dan merenungkan Kitab Suci, kita mohon bimbingan dan pemahaman yang dapat kita praktekkan. Pada saat merayakan Ekaristi, kita benar-benar merendahkan diri dihadapan-Nya, terbuka dan mau menerima Dia yang datang ke dalam hati kita untuk mengubahnya menjadi hati yang baru.
Kerajaan Allah, di mana Allah meraja dalam hidup kita, mengajarkan kasih dan kebenaran dan mengubah kita, sehingga kita bisa terus memancar melalui perbuatan nyata kita. Itu artinya kita tidak jauh dari Kerajaan Allah, karena Kerajaan Allah telah datang kepada kita dan kita mau menyambutnya. (Titus)
Doa: Tuhan Yesus, ampunilah kami dan jadikanlah kami sebagai alat Kerajaan-Mu.
Janji: “TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat” --- Mazmur 25:8
Pujian: Bunda Maria, engkau selalu sabar dan setia menyertai perjalanan Putramu, Yesus.
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ