TINGGIKAN YESUS DALAM HIDUPMU

14 September 2022

Rabu, 14 September 2022

Santo Yohanes Gabriel Dufresse

Bilangan 21:4b-9

Mazmur 78:1bc-2,34-35,36-37,38

Yohanes 3:13-17


"Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan supaya setiap orang yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal" --  Yohanes 3:14.15


KETIKA MUSA dan umat Israel keluar dari tanah mesir, mereka melewati padang Gurun, saat di padang Gurun umat Israel mulai berbalik dari hadapan Allah dan Musa yang memimpin mereka. Apa yang mereka perbuat itu, merupakan kejahatan di hadapan Allah akibatnya mereka dipagut oleh ular-ular tedung. Melihat peristiwa itu, maka Musa membuat ular tedung dari tembaga. barangsiapa yang dipagut ular dan memandang ke ular tembaga itu akan selamat. Hal ini dilakukan oleh Musa bukan suatu inisiatif pribadi, akan tetapi merupakan nubuat dari Allah mengenai peristiwa yang akan terjadi dengan Yesus sang penyelamat manusia yang akan ditinggikan di kayu salib. Siapa yang percaya dan memandang kepada-Nya akan diselamatkan.

Banyak orang Kristen yang menempatkan atau menggantung salib dirumah sebagai tanda cinta sekaligus untuk mengingat akan pengorbanan Yesus di salib. Dengan menempatkan salib di tempat yang tinggi atau strategis di rumah menandakan kita mau menempatkan DIA yang istimewa dalam hidup kita. Salib Yesus memang layak dan sudah seharusnya untuk ditempatkan di tempat yang istimewa dalam hidup kita, sebab melalui salib, kita telah diselamatkan dari dosa dan juga dari segala kuasa roh jahat.  Oleh sebab itu, sampai saat ini orang percaya dengan menempatkan salib di rumah akan menangkal segala kuasa roh jahat. Hal ini memang benar, asalkan salib yang ditempatkan di rumah bukan hanya sekedar assesoris atau hanya hiasan belaka, tetapi kita gunakan salib itu untuk membawa kita lebih tekun dalam doa dan percaya sepenuhnya hidup kita kedalam tangan penyelenggaraan-Nya.

Hari ini Gereja merayakan pesta Salib Suci, marilah kita bersukacita dan dengan penuh keyakinan, bahwa Salib Kristus memiliki kuat kuasa dan membawa kehidupan bagi kita. Yesus yang tersalib membawa keselamatan Allah bagi kita semua yang percaya pada-Nya. Berdirilah teguh pada panggilan kita untuk memanggul salib, taat dan berkorban. Dengan demikian kita akan semakin serupa dengan Kristus. (PTR)

 

DOA: “Ya Tuhan Yesus, melalui Salib Engkau menunjuKkan bahwa betapa Engkau mencintai kami. Bimbinglah kami dengan Roh Kudus-Mu untuk senantiasa mencintai Engkau dan mengikuti setiap jalan-Mu.

JANJI: "Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia”. - Yohanes 3:17

PUJIAN: Martin dilahirkan ditengah keluarga Katolik, namun sejak kecil kedua orang tuanya kurang memperhatikan mengenai perkembangan imannya. Dia dibiarkan mencari sendiri sehingga pertumbuhan imannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Ketika beranjak dewasa dia mulai mengenal minuman-minuman keras, judi dan menjadi seorang perokok juga. Suatu ketika dia diajak pamannya merantau ke pulau Jawa. Dipulau Jawa inilah awal perubahan hidup rohaninya. Suatu ketika dia diajak teman satu lingkungan untuk mengikuti suatu seminar di Gereja setempat (Seminar Hidup Baru Dalam Roh). Dari seminar itu dia seperti mengalami sesuatu yang baru dalam hidupnya, mulai menyadari akan Kasih Allah yang menyelamatkan dia dan mulai ada kerinduan untuk terus berdoa. Dan yang luar biasanya lagi yaitu mulai meninggalkan minuman-minuman keras, judi dan rokok. Tuhan sungguh luar biasa menyelamatkan dia.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.