WADAH YANG BAIK

16 July 2023

Minggu, 16 Juli 2023

Yesaya 55:10-11

Mazmur 65:10abcd.10e-11.12-13.14

Roma 8:18-23

Matius 13:1-23


“Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah, ada yang seratus ganda, ada yang enam puluh ganda, ada yang tiga puluh ganda.”  --- Matius 13:8


PEMIKIRAN SEWAKTU masih kecil sering bertanya dan berpikir uang itu awal mulanya siapa yang beri. Apakah pada awalnya Tuhan beri uang kepada mama papa lalu mama papa mengembangkannya. Itu pikiran sederhana saya waktu kecil dalam kepolosan dan ketidaktahuan sebagai seorang anak kecil. Ternyata firman Tuhan mengatakan bahwa setiap kita memang sudah diberi bekal oleh Tuhan. Setiap kita sudah diberi talenta. Tergantung apakah kita mau mengolahnya, mengembangkannya dan melipatgandakannya atau tidak  (Matius 25 Perumpamaan tentang talenta). Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. Jadi sekarang tergantung kepada kita apakah mempunyai kemauan untuk merespon panggilan Tuhan atas talenta yang sudah diberikan kepada kita atau tidak?

Hari ini Tuhan Yesus mengajarkan perumpamaan tentang seorang penabur. Ada empat wadah bagi Penabur ini menabur benihnya. Sebagian di pinggir jalan, sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu yang tidak banyak tanahnya, lalu sebagian jatuh ditengah semak duri dan sebagian lagi jatuh di tanah yang baik lalu berbuah berlipat ganda. Pertanyaannya kita termasuk wadah yang mana bagi benih yang sudah Tuhan taburkan ke setiap kita? Yang dimaksud benih di sini adalah Firman Tuhan. Apakah kita tetap membiarkan dunia menguasai kita, tidak mau membaca firman Tuhan, membaca tapi tidak mau berusaha merenungkan dan  mencari tahu maknanya dengan tuntunan Roh Kudus? Atau kita akan segera murtad saat datang penganiayaan dan penindasan karena firman itu? Atau kita mau ditipudayakan oleh kekayaan yang menjadi tawaran menggiurkan dan incaran orang-orang dunia dan betapa setiap kita sering dibuat khawatir karenanya. Sehingga hidup kita hanya habis untuk cari uang dan uang saja. Hidup kita isi dengan kekhawatiran takut tidak punya uang atau uang tinggal sedikit. Atau kita mau menjadi tanah yang baik, yang mendengarkan firman Tuhan dan mengerti, merenungkannya siang malam serta melakukannya sehingga kita berbuah banyak? Pilihan ada ditangan kita.

Mari sahabat Kristus kita kolaborasikan talenta yang sudah Tuhan berikan dan  firman yang sudah Tuhan taburkan dalam hati kita sehingga kita menjadi wadah yang baik, berbuah banyak dan manis bagi keluarga dan sesama. (NL).     

 

DOA: ”Bapa di surga siapkan setiap kami untuk dijadikan Wadah yang baik bagi Firman-Mu, sehingga kami   berbuah yang banyak dan nama-Mu semakin  dipermuliakan, Amin.”

JANJI: “Engkau mengindahkan tanah itu, mengaruniainya kelimpahan, dan membuatnya sangat kaya. Batang air Allah penuh air; Engkau menyediakan gandum bagi mereka. Ya, demikianlah Engkau menyediakannya: Engkau mengairi alur bajaknya, Engkau membasahi gumpalan-gumpalan tanahnya, dengan dirus hujan Engkau menggemburkannya; Engkau memberkati tumbuh-tumbuhannya.” Mazmur 65:10-11

PUJIAN: Para imam, biarawan, biarawati dan para awam yang menjadikan diri mereka sebagai wadah yang baik, menghasilkan buah yang banyak dan nama Tuhan semakin dipermuliakan lewat kerja, usaha dan karya mereka.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.