WAKTUNYA TELAH TERGENAPI
20 December 2019
SATU PERJAMUAN
DESEMBER 2019
Jumat, 20 Desember 2019
Yesaya 7:10-14
Mazmur 24:1-6
Lukas 1:26-38
“Salam (bersukacitalah), hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau!” --- Lukas 1:28
BERSUKACITALAN DALAM TUHAN, waktunya telah tergenapi. Waktu yang lama dinanti oleh Raja Daud sewaktu Tahtanya akan didirikan untuk selamanya (2 Sam 7:18). Waktu yang juga ditunggu oleh St. Paulus, sebab misteri Tuhan tetap tersembunyi ratusan tahun, akhirnya diyatakan juga (Rm 16:25); waktu yang ditunggu dan dinanti oleh Umat Allah dan tergenapi dalam diri Maria, sewaktu Maria mengandung oleh kuasa Roh Kudus (Luk 1:35). Wow, betapa gembiranya harapan dan dambaan orang dengan lahirnya Yesus.
Sering saja, kita mencari kegembiraan, damai dan kenyamanan di tempat-tempat yang tak-biasa – dalam masyarakat yang bobrok, dalam kehidupan yang tak-bermoral - , sikap orang mengandalkan jaminan keamanan materi, dalam kegiatan yang penuh persaingan, atau dalam semangat keserakahan yang menimbulkan cemburu.
- Maria menemukan sukacita dengan membiarkan Sabda Allah mendatangi rahimnya (Luk 1:38);
- Daud juga menemukan sukacita sewaktu mendengar kata-kata nabi Nathan dan melakukan kehendak Allah (2 Sam 7: 17 dst);
- Paulus menemukan sukacita dalam Hikmat Allah (Rm 16:27).
Dan kita, dapat kita juga menemukan sukacita meskipun tidak seperti mereka? Sukacita kita temukan dalam ketaatan dan pelayanan – bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi lebih-lebih kepada Tuhan Allah dan Putera-Nya, Yesus Kristus. Bila kita melayani Yesus , kita perlu juga melayani sesama kita duhulu. Tetapi kalau kita hanya melayani sesama saja, belum tentu kita melayani Yesus.
Natal telah mendekat! Kita haruslah memiliki kegembiraan dan sukacitanya para gembala dalam hati kita (Luk 2:10), sebab kita telah tahu dan menyadari bahwa waktunya telah tergenapi – waktunya Yesus memberi sukacita yang sejati dan damai yang benar-benar damai dari surga, waktu untuk mewartakan Nama-Nya kepada semua orang, waktunya bagi kita menjadi pewarta-pewarta Injil-Nya dan demi serta karena Dia!
DOA: Doa kita seperti Yesus ucapkan sewaktu pertama Ia mewartakan pertama kali Injil, “Waktunya telah genap! Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percyalah kepada Injil”--- Markus 1:15
JANJI: ”Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” –-Yesaya 7:14
PUJIAN: “Oh kunci Daud, kunci Kerajaan Allah, datanglah! Bebaskahlah umat-Mu dari penjara dan dari kegelapan maut!”
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ