WARTA KRISTOLOGIS
19 January 2021
Selasa, 19 Januari 2021
Hari II “Pekan Doa Sedunia”
Ibrani 6:10-20
Mazmur 111: 1-2.4-5.9.10c
Markus 2:23-38
“Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN” ---Mazmur 11:10
HARI SABAT DAN SUNAT adalah dua hal yang sangat dipertahankan dalam Yudaisme, dan sekaligus menjadi kebanggaan nasional. Dalam 1 Mak 2:29-38, bahkan digambarkan bagaimana orang-orang mereka itu!
Dalam sejarah, keyakinan ini justru sering dimanfaatkan oleh para 'musuh' Israel. Sejarahwan Yahudi, Flavius Josephus (37-100), menulis, pada 67 SM, Jenderal Romawi, Gnaeus Pompeius Magnus (106-48 SM), menaklukkan Yerusalem pada hari Sabat Yahudi.
Lalu, di zaman modern, pasukan Mesir dan Suriah menyerbu secara mendadak, dan mengalahkan pasukan Israel pada 6 Oktober 1973, tepat di awal Yom Kippur, atau Hari Perdamaian, yang merupakan hari tersuci dalam kalender Yahudi. Pada hari ini, orang-orang Yahudi berpuasa dan beribadat.
Maka dari itu, sangat masuk akal bila para murid Yesus dikecam keras, karena telah "memetik bulir gandum" (ay. 23) pada hari Sabat. Memanen, atau memetik hasil ladang, merupakan salah satu dari 39 pekerjaan yang dilarang pada hari suci tersebut (Kel 34:21).
Di sini, Yesus tidak memperdebatkan aturan-aturan Sabat, tetapi justru menunjuk bahwa "hari Sabat diadakan untuk manusia, dan bukan manusia untuk hari Sabat" (ay. 27). Kisah Daud pada 1 Sam 21:1-6 dipakai untuk menekankan otoritas personal-Nya. "Putra Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat" (ay. 28).
Melalui pernyataan ini, Yesus memaklumkan kewibawaan-Nya bukan hanya dalam pewartaan, mukjizat-mukjizat penyembuhan, pengampunan dosa, dan pengusiran roh jahat, tetapi juga dalam kaitan dengan Perencanaan dan Penyelenggaraan Ilahi. Unsur-unsur Kristologis inilah yang menjadi Kabar Gembira baru. (WIT)
DOA: “Ya Tuhan, ajarilah kami untuk lebih percaya dan hanya berharap kepada Penyelenggaraan dan Rencana Ilahi-Mu, daripada kepada pertimbangan dan nasehat manusia. Engkaulah Tuhan atas segala pikiran dan rencana manusia”.
JANJI: “Pengharapan itu adalah jauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita”. -- Ibrani 6:19-20a
PUJIAN: Renungan PDS hari kedua diambil dari Yoh. 15:4a: “Tinggallah di dalam Aku, dan Aku di dalam kamu“. Inilah panggilan setiap orang Kristen, yaitu untuk terus belajar hidup dan masuk dalam kesatuan dengan Tuhan. Biarkanlah Allah turun ke inti terdalam eksistensi diri kita, hingga kita juga bisa mengalami kedalaman kerahiman-Nya. Kesatuan dengan Kristus adalah kriteria persatuan kristiani, apapun denominasinya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ