"YA"

20 December 2018

Kamis, 20 Desember 2018

Yesaya 7:10-14

Mazmur 24:1 – 6

Lukas 1:26-38

 

“Jadilah padaku menurut perkataanmu” --- Lukas 1:38

 

TIGA KALI SEHARI ‘ucapan Maria’: “Jadilah padaku menurut perkataanmu!” itu kita ulang dan ulang. Pagi, Siang dan Sore, dalam Doa Malaikat Tuhan. Semoga bukan sekedar ritual dan rutinitas, tetapi benar-benar suatu ungkapan iman kita. Iman akan awal sejarah keselamatan yang nyata mulai terwujud.

Dengan peristiwa Kabar Sukacita ini, yang kita rayakan setiap tanggal 25 Maret (atau diajukan) sejarah umat manusia berubah total. Firdaus yang hilang akibat dari ketidak-taatan leluhur kita, Adam dan Hawa, dikembalikan utuh lagi oleh ‘ketaatan’ Maria dengan mengucap ‘Fiat’ – Ya – kepada tawaran Allah yang disampaikan oleh malailat Gabriel. Dengan “YA” berarti Perawan Maria menerima seutuh hati rencana penuh kasih dari Allah Bapa itu, yakni ‘rencana keselamatan’. Sejarah umat manusia menjadi lurus kembali. Manusia bisa masuk Firdaus kembali.

Kata “YA” dari Bunda Maria terhadap kehendak Allah, membuka jalan, Sabda Kekal turun ke bumi dan menjadi ‘manusia’. Mau tak mau, “YA” dari Bunda Maria, menjadi awal “ya-ya’ selanjutnya dari kita. Kita ingin meneladan Bunda Maria dalam mendengarkan bisikan Roh Allah. Semoga kita juga memiliki hati dan budi yang terbuka bagi bisikan Roh Kudus tersebut. Kita memohon kepada Bunda Maria untuk selalu mendoakan diri kita ini mau mendengarkan Yesus, dan melakukan apa yang Yesus perintahkan atau sabdakan ! Dengan demikian kita bisa menyerupai Bunda Maria, menjadi saluran berkat dan rahmat bagi banyak orang di kanan kiri kita.

Terima kasih Bunda Maria, karena dikau tegar dan kuat sekaligus tetap rendah hati!

Doa: “Salam Maria, penuh rahmat. Terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus! Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami, yang berdosa ini, sekarang dan pada waktu kami mati!”

Janji: “Seorang perempuan akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Immanuel” --- Yesaya 7:14

Pujian: Tarsih memulai devosinya kepada Maria Bunda Yesus lewat rajin berdoa “Doa Malaikat Tuhan”. Awal banyak yang ‘bolong-bolong’ , lama kelamaan taat mendoakannya, dan lalu tak pernah lupa.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.