YANG KECIL, MISKIN DAN TERSINGKIR DI DEPAN KITA
25 September 2022
Minggu, 25 September 2022
MINGGU BIASA XXVI
Am 6:1a,4-7;
Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10;
1Tim. 6:11-16;
Luk. 16:19-31.
Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak.
(Amsal 6:6)
Tiap-tiap minggu berdasarkan bacaan selalu ada pesan-pesan pokok. Maka kita akan mencari pesan-pesan tersebut dari bahan bacaan minggu ke XXVI ini. Mengapa Tuhan mengajak kita memikirkan orang miskin?
Orang miskin adalah sesama kita yang juga dikasihi oleh Allah. Kebanyakan orang miskin itu di akibatkan bahwa ia tidak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki nasip hidupnya, Karena sudah dirampas oleh orang kuasa, orang kaya, dan sistem masyarakat.
Tuhan Yesus datang ke dunia ini untuk menebus umat manusia agar bebas dari dosa dan bebas dari kesengsaraan.
Tuhan memang jelas berpihak pada orang miskin sampai Ia mau menderita, sengsara dan wafat, karena pembangunan masyarakat dan karya penubusan, baru berhasil kalau derajat orang kecil dihargai dan diterima sebagai sesama.
Menolong orang miskin itu sama artinya kalau kita memberikan persembahan pada Tuhan sendiri, karena Tuhan Yesus pernah mengatakan: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaramu yang paling hina ini kamu telah melakukannya untuk Aku” (Matius 25:28).
Banyak orang miskin cuma menjadi obyek, atau dianggap barang dan dikeruk manfaatnya untuk melayani orang kaya.
Untuk membangun persaudaraan yang sejati, jurang pemisahn harus hilang lebih dahulu.
Memperhatikan orang miskin merupakan perwujudan dari kasih tanpa pamrih. Dengan mengamalkan hukum kasih ini kita memupuk identitas diri kita sebagai pengikut Tuhan Yesus. “tanda bahwa kamu itu murid-Ku kalau kamu saling mengasihi.” (SW).
Doa : Tuhan bantulah aku untuk bertutur-kata, brsikap dan bertindak sesuai dengan identitasku sebagi pengikut-Mu.
Janji : Ada pada mereka kesaksian Musa dan Paranabi, baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu; ‘’jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan Paranabi mereka tidak akan mau diyakinkan sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati’’ (Lukas 16: 29-31).
Pujian : pesan dari bacaan kitab suci seperti dari minggu biaasa ke XXVI tersebut adalah merupakan insiprasi mengapa Gereja mengeluarkan ajaran sosial Gereja.
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ