YANG MEMBUKA JALAN

23 December 2021

Kamis, 23 Desember 2021 

Maleakhi 3:1-4, 23-24

Mazmur  25: 4-5, 8-10, 14

Lukas 1: 57-66

 

“Tetangga-tetangga dan sanak keluarganya mendengar bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama dengan dia”

 Lukas 1:58

 

PERNAH BERDOA memohon anak, dan sewaktu diberi tahu doanya dikabulkan, Zakharia lupa pernah memohon dan sama sekali  tak percaya kalau doanya didengar Tuhan. “Bagaimana aku tahu bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut usianya” (Luk 1:18).

Kelahiran seorang bayi umumnya menjadi suatu peristiwa yang membahagiakan. Bayi merupakan ujud harapan orang-orang yang dewasa yang telah berjuang dalam pergumulan hidup atau hampir berakhir. Apa yang tak dapat diselesaikan atau dilakukan orangtua, mereka berharap anak-anaknya yang masih bayi-bayi ini nantinya akan meneruskan dan melakukannya di masa depan. Maka adanya mukjizat lahirnya Yohanes dari rahim Elisabet yang sudah lansia membuat orang-orang heboh besar. Dan semua penduduk di desa Zakharia tahu benar apa yang terjadi di tengah mereka.

Dan suatu hal yang penting di kala itu  ialah memberi nama kepada si bayi, karena nama menandakan arah dan masa depan si bayi. Lalu terjadilah perbincangan  seru mengenai nama apa yang akan diberikan kepada si bayi itu, karena hal ini tidak boleh asal-asalan. Dan bayi akhirnya diberi nama Yohanes. Ini artinya ‘Allah berkenan memberkati’. Nama itu layak dan tepat karena nantinya Yohaneslah yang meratakan jalan bagi ‘Kebaikan’ Allah yang menjelma, Tuhan kita Yesus Kristus. Salah satu ayat Kidung Zakharia berbunyi, “Dan, engkau hai anakku, engkau akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi, karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya” (Luk 1:78). 

Harapan-harapan saleh berkumandang  di perbukitan Yudea. Para penduduk di situ menanti dengan rasa kagum akan Yohanes yang semakin menjadi dewasa.

Pada diri Yohanes inilah  harapan akan keselamatan dari rakyat kecil membara kembali, sedang para penguasa saat itu sama sekali tidak menyadarinya. (S.Widjojo)

 

DOA  : Tuhan, berkatilah anak-anak kami di Paroki kami, khususnya mereka yang lahir seputar Natal, baik tahun lalu maupun tahun ini. 

JANJI :   “Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran, bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya”  Mazmur 25: 10

PUJIAN : Injil hari ini mengkisahkan kelahiran mukjizat bayi yang lahir dari ibu di usia senja. Pestanya kita rayakan 24 Juni, enam bulan sebelum Hari Natal.  Dan Yohanes Pembaptis dirayakan lagi di hari wafatnya sebagai martir, setiap tanggal 29 Agustus.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ 

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.