YESUS ADALAH ANAK ALLAH

08 June 2024

Sabtu, 8 Juni 2024

Yesaya 61:9-11

1 Samuel 2:4-5.6-7.8abcd   

Lukas 2:41-51


“Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu bahwaAku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” --- Lukas 2:49


YESUS HIDUP dalam pengasuhan orang tua yang penuh kasih dan taat hukum agama Yahudi. Sesuai Taurat, ketika Yesus berusia dua belas tahun, Maria dan Yosef membawa Yesus  ziarah Paskah ke Yerusalem. (lih. Ul 16;16). Paskah saat itu untuk memperingati kebaikan Allah yang telah membebaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir.

Selesai perayaan, mereka kembali ke Nazareth. Setelah sehari perjalanan, baru menyadari Yesus tidak bersama mereka. Maria dan Yosef ke Yerusalem, dan tiga hari kemudian baru menemukan Yesus di Bait Allah. Mereka tercengang mendapati Yesus yang baru berusia dua belas tahun, dengan kecerdasan-Nya berdiskusi dengan para alim ulama.

Dalam peristiwa ini, kita melihat sikap dan reaksi penuh kasih Maria sebagai seorang ibu. Ia tidak langsung marah setelah mendapati Yesus. Ia hanya menyatakan kecemasannya. Dan perkataan yang disampaikan kepada Yesus menunjukkan sikap hormatnya kepada suami. Ia menyebut nama Yosef sebagai bapak-Nya terlebih dahulu, baru menyebut dirinya sebagai ibu-Nya.

Di sisi lain, Yesus membuat banyak orang tidak mengerti ketika Ia balik bertanya mengapa Maria mencari-Nya di bait Allah, yang disebut sebagai rumah Bapa-Nya. Bagi Yesus, Maria  pasti sudah mengetahui siapa Diri-Nya yang sesungguhnya dihadapan Allah. Seperti yang  pernah dikatakan malaikat Gabriel kepada Maria di Galilea. Bahwa Maria tetap perawan, akan mengandung oleh kuasa Roh Kudus, dan melahirkan bayi Yesus yang akan menjadi besar dan akan disebut “Anak Allah Yang Mahatinggi”  – Luk. 1:32 

Sabda Yesus sangat  menguatkan dalam memahami misteri iman kita. Kita menjadi semakin percaya bahwa Yesus sungguh-sungguh Anak Allah, yang dalam kesatuan Tritunggal Maha Kudus, yaitu Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus. Dan dalam peristiwa ini, kita diajak pula meneladan bunda Maria, yang setia dan taat menyimpan perkara ke-Ilahian Yesus didalam hatinya sampai saat-Nya tiba. (Tri Laksitorini)


DOA: ”Ya Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi, mampukanlah kami  mewujudkan ajaran kasih-Mu dalam hidup kami kepada sesama, Amin.”

JANJI: “TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana. TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.” -1 Samuel 2:5-6

PUJIAN: Santa Teresa seorang biarawati Katolik pendiri Missionaries of Charity, di Kalkuta, India. Ia teladan di jaman modern yang  mewujud  nyatakan belas kasih dan empati kepada orang-orang yang menderita tanpa membedakan suku, ras, dan agama. Ia menerima hadiah Nobel Perdamaian pada 17 Oktober 1979. Ia mengabdikan dirinya sejak tahun 1950 hingga wafatnya pada tanggal 5 September 1997. Pada tanggal 19 Oktober 2003  Paus Yohanes Paulus II memberikan gelar Beata. Dan pada tanggal 4 September 2016 oleh Paus Fransiskus mengangkatnya  sebagai Santa.

Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.