YESUS GEMBALA BAIK KITA

01 May 2023

Senin, 1 Mei 2023

Kisah Para Rasul 11:1-18

Mazmur 42:2-3;43:3,4

Yohanes 10:11-18


"Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya" --- Yohanes 10:11


KITA PASTI  sudah tidak asing lagi dengan  perumpamaan cerita tentang Gembala dan Domba dalam Injil ini, di mana Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Gembala, sedangkan umat-Nya sebagai domba. Yang menjadi pertanyaan menarik bagi kita di sini adalah mengapa kita digambarkan sebagai domba, bukan binatang lain. Seperti yang kita ketahui bahwa Domba adalah binatang yang lemah dan tak berdaya bahkan tidak mampu menyerang balik ketika mendapat ancaman dari binatang buas. Ini mau menegaskan keberadaan diri kita yang penuh kelemahan, ketidakberdayaan, mudah tersesat dan selalu berada dalam marabahaya seperti seekor domba layaknya.

Sebagaimana sebagai domba yang penuh kelemahan, secara otomatis kita sangat membutuhkan gembala yang dapat membimbing dan menuntun kita ke jalan yang benar. Karena itu kita harus bersyukur karena kita mempunyai Tuhan Yesus yang menyatakan diri sebagai Gembala yang baik. Gembala yang baik yang jika dalam keadaan terjepit menghadapi serangan orang jahat atau binatang buas, berani menghadapi dan bahkan rela mengorbankan diri demi domba-domba-Nya. Sebaliknya, perbedaan dengan gembala upahan adalah bahwa domba upahan akan lebih memilih menyelamatkan dirinya sendiri dan meninggalkan domba-dombanya daripada menolong, ketika kondisi dirinya terjepit atau mengalami kesusahan atau hal yang berbahaya bagi dirinya.

Adalah tidak lazim seorang gembala rela dan mau mati bagi domba-dombanya, namun Tuhan Yesus mau melakukan hal tidak lazim itu untuk kita. Inilah yang disebut anugerah di mana kita yang sesungguhnya tidak layak karena dosa dan pelanggaran kita, tapi Dia rela datang dan mati untuk menyelamatkan kita. Kasih yang demikian sampai kapan pun tidak akan pernah kita dapatkan dari manusia mana pun, apalagi dari seorang gembala upahan. (JRS).

 

DOA: “Tuhan Yesus, tolonglah aku mengenal suara-Mu sehingga aku dapat tetap berada dengan aman di tengah kawanan domba-Mu, yaitu umat-Mu sendiri.”

JANJI: “Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup.” Mazmur 42:2-3

PUJIAN: Robertus (nama samaran) adalah seorang Bapak yang memiliki 2 orang anak, perempuan dan laki-laki. Sejak kecil Robertus dididik dan dibesarkan oleh orang tua yang begitu taat akan ajaran gereja, taat beribadah, sering mengamalkan ajaran Tuhan dalam firmannya untuk selalu rendah hati dan berbuat baik, menolong orang yang mengalami kesusahan dengan kasih. Tanpa disadari dari kecil kedua anak ini melihat sikap dan apa yang sering dilakukan oleh bapaknya, Robertus dan kedua anak ini juga sering diajarkan hal-hal yang baik, bagaimana dapat menjadi orang yang rendah hati, suka menolong dan menghargai sesama. Dalam hal ini Robertus telah menjadi gembala yang baik bagi anak-anaknya.***

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.