YESUS MENGUTUS KEDUA BELAS RASUL
01 February 2024
Kamis, 1 Februari 2024
1 Raja-Raja 2:1-4.10-12
1 Tawarikh 29:10.11ab.11d-12a.12bcd
Markus 6:7-13
“Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua.” --- Markus 6:7-13
APAKAH KITA mendengar panggilan-Nya? Bagaimana saya mendengarnya? Sekarang ini bagaimana saya mendengar Panggilan YESUS? Bagaimana saya membedakan dengan panggilan-panggilan lain? Apakah saat ini DIA masih memanggil? Bagaimana dengan dimulai dari panggilan setiap minggu dalam Ekaristi? Sesuatu yang sederhana dan sangat jelas bagi kita orang Katolik. Gereja sebagai wakil KRISTUS mengajak kita untuk masuk dalam Persekutuan dalam KRISTUS.
KRISTUS lewat Gereja dalam Ekaristi Kudus mengajak kita, bersekutu, menguduskan kita, menguatkan ROH yang sudah dicurahkan bagi kita untuk siap dalam panggilan-panggila lainnya dimulai dari Persekutuan dengan BAPA.
Dalam bacaan hari ini bukankah YESUS memanggil dan mengumpulkan para murid sebelum mereka diutus untuk hal-hal yang khusus, menyiapkan mereka untuk mengenal kekuatan yang mereka miliki yaitu ROH KUDUS melebihi sesuatu kebendaan yang paling penting sekalipun. Kesanggupan untuk hanya untuk mengandalkan ROH KUDUS saja tidak akan serta merta terjadi tetapi perlu kesiapan, kepekaan, kemantapan, kepercayaan dan Iman yang besar dan juga perasaan cinta serta sukacita yang kita pelajari dari BAPA sendiri.
Dalam Ekaristi kudus merupakan tempat yang paling ideal Ketika panggilan YESUS, pembelajaran, pembekalan, Daya Kuasa KRISTUS dicurahkan secara berlimpah bagi kita yang mau hadir. Agar kita menjadi pribadi yang berani, yang mewartakan, yang bersukacita dan akhirnya menjadi pribadi yang menyembuhkan, bagi diri sendiri dan orang lain.
Siap untuk menjadi Pribadi yang sembuh, yang Baik seperti awal penciptaan? Artinya siap Hadir bertekun dalam Ekaristi, menjawab panggilan Persekutuan YESUS. (Antoni Wahyu).
DOA: ”Bapa, ajarilah kami untuk setia dalam pertemuan bersama-Mu dalam Ekaristi, buat kami menjadi rindu dan menanti-nantikan saat pertemuan tersebut, mengetahui makna dan karunia yang Engkau sediakan dalam perayaan tersebut, syukur atas kasih-Mu yang tak terkira bagi kami anak-anak-Mu, Amin.”
JANJI: ”Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu dengan hidup menurut jalan yg ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya.” - 1 Raja-Raja 2:3
PUJIAN: Santa Brigida Biarawati lahir pada tanggal 1 Februari tahun 453. Cita-citanya menjadi biarawati mendapatkan banyak tantangan terutama pada waktu itu karena belum ada biara bagi Wanita dan juga karena statusnya sebagai budak. Perjuangan, kesungguhannya dan keteguhannya pada panggilannya membuahkan hasil. Dia berhasil mendirikan biara khusus bagi wanita. Ia memusatkan perhatian pada penderita kusta dan budak belia, kecuali itu ia juga mengusahakan pendidikan dengan mendirikan sekolah bagi Pria dan Wanita. Di Irlandia dia dihormati sebagai pelindung bagi para pelajar.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)