YESUS MENJADIKAN SEGALANYA BAIK
05 September 2021
Minggu, 5 September 2021
Minggu Biasa XXIII
Yesaya 35:4-7a
Mazmur 146:7, 8-9a, 9bc-10
Yakobus 2:1-5 Markus 7:31-37
“Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.” Markus 7:37
TULI BERARTI tidak bisa mendengar. Seorang yang tuli sudah jelas tidak dapat mendengarkan suara atau kata-kata yang disampaikan oleh seseorang. Akibatnya ia tidak bisa memahami makna dan nilai suatu pesan. Jika ia sembuh barulah ia mampu mendengarkan suara dan mengerti apa maksud yang dikatakan orang kepadanya.
Kadang-kadang kita juga berlaku seperti seorang yang tuli. Tanpa kita sadari kita juga masuk dalam golongan orang yang sering menutup telinga bahkan menolak untuk mendengarkan Sabda Tuhan. Kita lebih cenderung lebih mendengarkan kata hati kita sendiri atau mendengarkan suara orang selaras dengan keinginan kita. Ujungujungnya kita menjadi tersesat dan berjalan di arah yang salah.
Dalam bacaan ini hari kita membaca kisah Yesus yang menyembuhkan seorang yang tuli, bagaimana seorang yang tuli dibuatnya bisa mendengar. Bahkan ia dimampukan untuk memahami dan menghayati Sabda Tuhan. Tujuan penyembuhan si tuli di sini bukan hanya supaya orang itu dapat mendengar secara fisik, tetapi supaya orang itu punya kepekaan terhadap apa yang dikatakan oleh orang lain, lalu ia dapat memahami dan menilai apa yang didengar, dan akhirnya mampu mendengarkan Sabda Tuhan sendiri.
Lewat bacaan Injil hari ini, biarkan Yesus membuka katup penutup telinga “telinga batin”kita sehingga kita dapat membuka hati kita akan Sabda dan kehendak-Nya. Kalau kita dapat mendengar dengan baik maka kita juga akan dapat berbicara dengan baik, maka kita pun akan mampu mendengarkan dan memahami Sabda Tuhan, sehingga kita akan mampu mewartakan dan menyampaikan kepada orang lain. Dengan demikian kita tidak akan tersesat dan juga tidak membuat orang lain tersesat, melainkan kita lalu dapat berjalan di jalan yang benar. (JRS)
DOA: “Tuhan, bukalah telinga batinku untuk mendengarkan dan menghayati sabdaMu. Amin.”
JANJI: “Tuhan membuka mata orang-orang buta, Tuhan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar.” Mazmur 146:8 PUJIAN Nabi Nuh adalah seorang tokoh dalam alkitab yang taat dan mendengarkan perintah Tuhan. Ketika diminta Tuhan untuk membuat bahtera untuk menampung Nuh dan keluarganya serta sejumlah spesies hewan di bumi sehingga tidak punah dalam menghadapi peristiwa air bah. Nabi Nuh melakukan perintah Tuhan tersebut sehingga semuanya selamat saat air bah melanda bumi (Kejadian 6-7).
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ