YESUS MENUERTAI KITA SELALU
30 January 2022
Minggu, 30 Januari 2022
Yeremia 1: 4-5, 17-19,
Mazmur 71: 1-6, 15, 17
1 Korintus 12: 31 –13: 1-13 (13: 4-13)
Lukas 4: 21-30
“Kasih itu sabar, kasih itu murah hati…”
SEORANG ROMO dalam homilinya menanggapi Madah Kasih yang masyur dari Surat Paulus kepada jemaat di Korintus, mengatakan, “Yesus itu sabar, Yesus itu murah hati, Yesus itu tidak cemburu, Yesus itu tidak sombong…”. Karena dibawakan dengan suara lantang tetapi perlahan, umat yang hadir terpana dan mengangguk-angguk.
Setelah itu pastor pengkotbah itu menukik turun dan menyapa umat dari ujung kanan ke ujung kiri, dengan mengatakan, “Saudara-saudari, Yesus itu menyertai kita, Yesus itu ada dan hidup dalam diri kita karena Permandian kita. Yesus telah membagikan hidup baru-Nya – hidup kebangkitan-Nya dengan kita. Ia berbagi kasih-Nya tanpa syarat dengan kita”.
Apa artinya kata-kata Romo yang memberi homili itu ? Artinya kita tinggal mengambil ‘timbunan kesabaran dari gudang-Nya, tumpukan murah hati dari gudang-Nya’, kapan saja kita butuh.
Paus Fransiskus sering mengingatkan kita setiap perintah dalam Kitab Suci itu selalu disertai janji , yakni janji berkat bagi kita supaya kita dapat melaksanakan perintah itu. Dan dalam hal ini Allah memanggil kita untuk mengasihi. Dan dalam uraian berikut dari perintah itu ada contoh bagaimana melakukan kasih itu. Ini suatu ‘standard’ perilaku kristiani yang tinggi. Tetapi kita dikaruniai kuasa dalam Kristus agar kita mampu mengasihi orang lain, sebagaimana Kristus sendiri. Demikian pula kita diberi kuasa untuk mempu bersabar sebagai mana Kristus itu sabar. Paus juga mengingatkan kita agar kita tak lupa berbagi murah hati-Nya kepada sesama kita di sekeliling kita.
Memang terasa ada suatu keganjilan dalam kehidupan kita sebagai orang kristiani itu : semakin kita merasa tidak mampu melaksanakan perintah Kristus, semakin kita berdaya-guna dalam keutamaan bersangkutan. Sama sekali tidak sukar merelasikan diri kita, ya hati ya raga kita , ke dalam gudang-murah hati-Nya dan kita menemukan apa saja yang kita butuhkan ! (S.Widjojo)
DOA: Ya Yesus, terima kasih sekali, Engkau berkenan tinggal dalam diri ku. Bantulah diriku menjadi saluran kemurahan hati-Nya dan kasih kesabaran-Nya kepada sesama ku di sekelilingku.
JANJI : “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, harapan dan kasih dan yang paling besar di antaranya adalah kasih” – 1 Korintus 13: 13
PUJIAN : Seorang Arab Palestina yang beragama Kristen Timur menjamu orang Israel yang membenci dia karena dirinya seorang Arab. Tetapi dia juga dibenci sesama orang Arab Pelestina karena dia seorang kristiani. Tetapi ia tetap cinta pada sesama warga ya Palestina - ya Yahudi, sebab mereka senasib dengan dirinya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ