YESUS MENYEMBUHKAN ROHANI DAN JASMANI KITA

06 December 2021

Senin, 6 Desember 2021                                       

Yesaya 35:1-10

Mazmur 85:9a-10.11-12.13-14

Lukas 5:17-26


 

“Manakah lebih mudah, mengatakan:

Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan:

Bangunlah, dan berjalanlah? ”.
 
Lukas 5:23

 

    INI TERJADI di suatu rumah di Kaparnaum. Nama Yesus sudah naik daun dalam mengajar dan isi ajaran-Nya, tetapi lebih-lebih karena  mukjizat yang Ia lakukan. Oleh karena itu berbondong-bondong orang datang datang mencari-Nya, termasuk  orang Farisi dan ahli Taurat ikut datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem, sampai rumah itu tidak bisa menampung lagi.

    Empat orang  yang sangat berbela rasa, datang mengusung seorang lumpuh tidak masuk karena begitu padatnya orang. Tak kurang akal. Mereka ber-empat naik ke loteng, membongkar atap rumah dan menurunkan si lumpuh tepat di depan Yesus (Luk 5:19). Yesus melihat iman mereka yang begitu besar lalu berkata: “Hai saudara, dosamu sudah diampuni” (5:20).

    Perkataan Yesus yang menyatakan pengampunan dosa kepada orang lumpuh, membuat kaget orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka berpikir dalam hati : “Siapakah orang ini yang menghujat Allah ?” Menurut mereka, hanya Allah-lah yang dapat mengampuni dosa!  Pemikiran mereka dapat dibaca  oleh Yesus, dan langsung berkata :“Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah, Tetapi supaya kamu tahu, bahwa Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa “ – dan berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu:”… bangunlah , angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah” Dan seketika itu juga bangunlah ia” . Dan “Semua orang takjub akan perbuatan Yesus dan memuliakan Allah (Luk 5:20-26).

    Ini mengingatkan kita akan apa yang dinubuatkan oleh Nabi Yesaya, bahwa mata orang buta dicelikkan, telinga orang tuli akan dibuka, orang lumpuh akan melompat seperti rusa (Yes 35:5-6).

    Bercermin dari kisah di atas, kita perlu menyadari dosa yang kita lakukan bisa menyebabkan penderitaan kita, bisa berujud penyakit sementara kita derita maupun penyakit yang membuat fatal anggota badan kita cacad selama hidup. Dalam hal ini, langkah pertama kita ialah memohon pengampunan Tuhan atas dosa  kita serta memohon rahmat agar bisa memperbaiki hidup, sejauh kita masih diberi kesempatan.

    Kita juga perlu mendoakan saudara dan teman kita baik yang sehat maupun  yang sakit khususnya yang berat, agar Tuhan menjamah mereka ini dan berkenan mengampuni dosa mereka, kalau itu yang menyebabkannya. Kita doakan bukan hanya sekali, tetapi setiap hari.(Indra Wahyu)

 

DOA:    Ya Yesus, ampunilah  atas segala sikap dan pikiran kami yang khawatir dan kurang percaya kepadaMu, lebih dalam  hal-hal yang bersifat jasmani dibandingkan dengan hal-hal untuk meningkatkan kualitas iman kami. Amin.

JANJI:  “Sesungguhnya keselamatan daripada  -Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita”  --- Mazmur 85:10

PUJIAN:    Peduli dan memberi bantuan kepada para penderita covid tanpa memandang suku, agama dan ras yang dilakukan oleh komunitas Emaus Journey dan Ordo Vinsensius, dengan tetap jaga diri dengan ‘dari virus Covid-19. Dengan memperhatikan sesama yang menderita, mereka bertemu dengan Tuhan yang mereka layani.

Penanggung jawav RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.