YESUS SANG TERANG DUNIA
11 May 2022
Rabu, 11 Mei 2022
Kisah Para Rasul 12:24--13:5a
Mazmur 67:2-3.5-6.8
Yohanes 12:44-50
“Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.” --- Yohanes 12:46
KEGELAPAN TIADA hadirnya terang. Kondisi ini dapat kita rasakan, bila kita berada dalam kamar, baik di dalam maupun di luar kamar tanpa terangnya lampu listrik. Rumah gelap. Kita lalu merasa gelisah karena tidak dapat melakukan aktivitas apapun. Untuk berjalan kita harus meraba-raba takut tersandung sesuatu !
Tetapi, tiba-tiba listrik menyala kembali, timbul rasa gembira, ruangan yang tadi terasa sempit dan pengap, menjadi ruangan yang luas, karena terang lampu menjangkau ke setiap sudut kegelapan dan kita dapat melakukan aktivitas kembali seperti semula.
Firman Tuhan Yesus hari ini, menyatakan bahwa diriNya adalah Terang Dunia. Ia mengajak kita untuk menghampiri diriNya agar kita yang hidup dalam kegelapan dapat keluar menuju terangNya. Hidup dalam kegelapan adalah hidup dalam dosa. Itu yang harus segera kita tinggalkan dan mohon pengampunan agar kita boleh bersatu kembali dalam terang Kristus.
Awalnya kita merasa nyaman dengan dosa-dosa kita, tetapi ketika terang Kristus melalui firmanNya, telah membuka hati dan budi kita, kita harus keluar dari kegelapan, kita harus kembali menemukan tujuan Allah dalam menciptakan kita sebagai manusia. St. Ignatius Loyola dalam buku Latihan Rohani menulis, tujuan kita diciptakan ialah untuk “memuji, menghormqti serta mengabdi Allah Tuhan kita dan dengan demikian itu menyelamatkan jiawanya” (LR 23). Kita memuliakan Allah melalui sikap dan perbuatan baik kita terhadap sesama yang kelihatan mata, yang kita jumpai. Dan sebagai warga Gereja, kita memuliakan Tuhan, dengan berperan aktif dalam pelayanan dan kerasulan Gereja dan berusaha hidup dalam terang Sabda-Nya.
Rasul Paulus dan Barnabas serta Yohanes Markus telah memberi teladan. Mereka meneruskan perintah Yesus untuk terus mewartakan terang dan kasih Kristus kepada bangsa-bangsa yang belum mengenalNya, agar mereka juga memperoleh keselamatan kekal yang dijanjikan oleh Tuhan Yesus sendiri (Kisah 12:24–13:5a).
Waktu kita baptis , waktu kita memperbaharui janji-janji baptis kita, kita memegang lilin bernyala, yang dinyalakan oleh nyala lilin Paska di sisi altar , lambang Kristus Terang Dunia, agar kitapun diminta selain menjadi ‘garam dunia’, juga menjadi “terang dunia” (Mat 5: 14). Dan Yesus meminta “hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga” (Mat 5:16). Sebelum kita dapat menjadi ‘terang’ bagi sesama kita, baiklah kita menjadi anak-anak terang lebih dahulu (Ef 5: 1-21). Jelasnya, ”Memang dahulu kamu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang” (Ef 5:8 (SIW)
DOA: Tuhan Yesus, Engkaulah Terang Dunia, jadikanlah kami anak-anak terang, yang dapat ikut menerangi hidup sesama kami.
JANJI: "Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajahNya, supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa” - Mazmur 67:2-3
PUJIAN: Santo Ignatius Pesis dari Lakoni dipeingati setiap tgl 11 Mei. Seorang Bruder Kapusin Ia sangat mengidolakan St. Fransiskus Asisi. Ia berani hidup miskin demi sesamanya. Selama 40 tahun, berkeliling meminta derma, ia mengajar orang-orang yang ditemui tentang Kasih Kristus, menggerakan hati mereka untuk mencintai Yesus. Ia meninggal dunia pada tanggal 11 Mei 1781. Dan pada tahun 1951, ia dinyatakan sebagai orang kudus oleh Sri Paus Pius XII.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ