YESUS YANG MEMILIHMU
13 January 2024
Sabtu, 13 Januari 2024
1 Samuel 9:1–4.17–19; 10:1a
Mazmur 21:2–3.4–5.6-7
Markus 2:13-17
“Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.” --- Markus 2:14
“IKUTLAH AKU!”....itu kata-kata yang diucapkan Yesus saat melihat Lewi. Kita tahu siapa Lewi, seorang pemungut cukai, orang yang dianggap kotor dan berdosa. Yesus mengetahui hal itu dan Yesus tetap memilihnya. Perjumpaan dengan Yesus membawa perubahan besar dalam diri Lewi, karena ia mau menanggapi panggilan Yesus itu. Ia langsung mengikuti Yesus tanpa berpikir apapun dan meninggalkan semuanya. Karena tanggapannya tersebut, Lewi mengalami pemulihan yang luar biasa dalam hidupnya, pulih dari semua dosa dan kelekatannya.
Demikian pula, kita telah dipilih dan dipanggil Yesus untuk datang dan mengikuti-Nya. Bagaimana tanggapan kita? Selayaknya kita mengikuti Lewi dalam menanggapi panggilan tersebut, tanpa ragu datang dan mengikuti Yesus dengan sepenuh hati. Kita berani meninggalkan manusia lama kita yang penuh dosa dan kelekatan untuk diperbaharui dan diubah menjadi manusia baru, yang dibentuk sesuai kehendak Tuhan. Artinya, kita mau belajar tentang kebaikan dan kebenaran dari Yesus sendiri. Kita hidup sesuai dengan ajaran-ajaran-Nya yang kita peroleh dari Firman-Nya. Melalui Firman-Nya kita diingatkan, ditegur bahkan dikuatkan. Untuk itu mari kita semakin mencintai Firman Allah dengan selalu setia membaca dan merenungkannya. (Kiki Oktavia).
DOA: ”Yesus, kami berterima kasih dan bersyukur karena Engkau telah memilih kami untuk mengikuti-Mu. Ajar kami untuk tetap setia kepada-Mu apapun yang terjadi dalam hidup kami. Bawa kami untuk selalu tanpa ragu membiarkan Engkau berkarya dalam hidup kami. Mampukan kami untuk menyerahkan seluruh hidup dan apa yang kami miliki untuk kemuliaan nama-Mu, Amin.”
JANJI: ”Ya, Engkau membuat dia menjadi berkat untuk seterusnya; Engkau memenuhi dia dengan sukacita di hadapan-Mu.” - Mazmur 21:7
PUJIAN: Santo Hilarius (Uskup dan Pujangga Gereja) lahir di Gallia Selatan (sekarang Prancis). Sejak kecil, ia dididik dengan tata cara kekafiran yang tidak mengenal adat istiadat Kristen. Pada usia setengah baya, ia bertobat dan masuk ke pangkuan Gereja Kudus bersama anak dan istrinya, berkat kebiasaannya membawa buku-buku rohani dan Kitab Suci. Hilarius, seorang yang saleh, pandai dan bijaksana. Karena bakatnya ini, ia ditahbiskan menjadi imam, selanjutnya diangkat sebagai Uskup di kota asalnya Poiters. Pada masa kepemimpinannya, bidaah Arianisme menghebat, namun ia tetap membela iman yang benar. Karenanya ia ditangkap dan dihadapkan pada Kaisar Konstansius, lalu dibuang ke Phrygia selama tiga tahun. Di sini ia menulis buku tentang Tritunggal Maha Kudus. Hilarius wafat pada tahun 368.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)