LIHAT DIRIMU SEBELUM MENGHUKUM ORANG LAIN
03 April 2022
Minggu, 3 April 2022
Minggu Pra-Paska V
Yesaya 43:16-21
Mazmur 126:1-2b,.2c-3.4-5.6
Filipi 3:8-14
Yohanes 8:1-11
… "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia
yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." --- Yohanes 8:7
PERINGATAN PASKA dilakukan dalam perayaan Trihari Suci sejak hari Kamis Putih (malam). Dan pada hari Sabtu Suci malam, kita sudah merayakan Kebangkitan Tuhan Yesus. Hal ini ditunjukkan dalam bacaan Injil hari ini (Mrk 16:6). Jadi Yesus sudah menyelesaikan tugas utama dari Bapa untuk datang ke dunia sebagai Mesias dan menyelamatkan manusia dari dosa dan maut.
Yesus telah merendahkan diri menjadi manusia, yang rela lahir di kandang binatang, menjalani kehidupan sebagai manusia seutuhnya (yang penuh penderitaan), dan akhirnya mati disalib (hukuman paling hina bagi orang Yahudi). Semua dituntaskan-Nya dengan penuh ketaatan kepada Bapa. Dan pada hari ketiga Ia bangkit. Hal ini menunjukkan bahwa Ia telah mengalahkan dosa dan maut yang dilambangkan dengan kematian.
Banyak di antara kita yang tidak menyadari bahwa hari Paska ini sesungguhnya adalah puncak dari perayaan liturgi kita dalam Gereja Katolik. Banyak umat yang merayakan hari Natal lebih meriah daripada hari Paska, padahal Paska bernilai jauh lebih penting daripada Natal. Karena tanpa Kebangkitan Yesus, maka percuma saja kita beriman kepada-Nya ( 1 Kor 15:14). Kebangkitan dan penampakan-Nya kepada para Rasul di hari ke-8, membuat Thomas yang tidak percaya akan Yesus bangkit, jatuh berlutut dan berseru, “Ya Tuhan - dan Allahku” (Yoh 20:28). Kebangkitan Kristus inilah yang membuat kita percaya bahwa Ia adalah Juru Selamat kita, dan juga Tuhan kita - Juru Selamat-ku dan juga Tuhan-ku. Dan ini merupakan bagian dasar dari iman kita yang kita daraskan sewaktu Pembaruan Janji Baptis kita. Dan kita mendaraskan Credo kita ini dalam Misa hari Minggu . (DAG)
DOA: Tuhan Yesus, Engkau sudah rela mati bagi kami. Dan Engkau bangkit dari kematian untuk menyelamatkan kami. Terima kasih Tuhan atas semua ini, sekarang giliran kami untuk mengabdi-Mu dengan sepenuh hati sampai akhir hayat kami.
JANJI: “Betapa banyak perbuatan-Mu, ya Tuhan, sekaliannya Kau-jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.” - Mazmur 104:24
PUJIAN: Banyak orang yang telah bekerja sebagai juruselamat bagi para penderita sakit, korban bencana alam, dll. Mereka adalah para dokter dan petugas kesehatan, para relawan, para rohaniwan, para guru dll. yang telah memberikan segalanya, bahkan juga seluruh hidup, termasuk nyawanya juga bagi kesejahteraan kita semua.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ